by

Percobaan Ekstraksi DNA

Pendahuluan
DNA atau Asam DeoksiriboNukleat DNA singkatan dari deoxyribonucleic acid, atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Asam Deoksiribosa Nukleat atau ADN adalah molekul kode informasi genetik yang ada dalam kebanyakan organisme hidup. DNA merupakan materi yang membentuk kromosom-kromosom dan juga merupakan informasi genetik yang tersimpan dalam tubuh makhluk hidup. Informasi genetik ini pada kumpulan adalah kumpulan perintah / perintah yang dipersiapkan untuk bisa melakukan hal-hal tertentu.
Percobaan Ektraksi DNA
Gb.Richard Newstead

Alat 
Meskipun kita dapat menggunakan semua sumber DNA, Tetapi untuk percobaan ini sebaiknya menggunakan sumber DNA dari bahan-bahan seperti biji kacang hijau, daun bayam, stroberi, hati ayam, dan pisang Jangan mengggunakan DNA dari orang-orang yang tinggal atau hewan peliharaan.

1.100 ml sumber DNA
2.1 ml  garam meja, NaCl
3. 200 ml air dingin
4. Enzim untuk mengubah sifat protein (misalnya, pelunak daging (getah pepaya), jus nanas segar, atau pembersih lensa kontak )
5. 30 ml cairan pencuci piring deterjen
6. Alkohol 70-90% atau isopropil alkohol atau etil alkohol

Bahan 
1. Pengaduk
2. Blender
3. Saringan
4. Cangkir atau Gelas beaker
5. Tabung reaksi
6. Sedotan atau tusuk gigi

Cara Kerja

1.Campurkan semua bahan, 100 ml sumber DNA, 1 ml garam, dan 200 ml air dingin. kemudian di dihaluskan dengan blender dan dengan pengadukan cepat kuang lebih 15 detik, proses ini  bertujuan untuk memperoleh campuran pekat homogen. Setelah pemblenderan ini dinding sel terpisah, dan melepaskan DNA yang disimpan di dalamnya.
2. Tuangkan cairan melalui saringan ke dalam wadah lain. Tujuan proses ini adalah untuk menghilangkan partikel padat besar. Cairan diambil dan padatan dibuang.

 

3. Tambahkan 30 ml cairan deterjen kedalam larutan tersebut. Aduk atau putar-putar larutan supaya homogen. Larutan ini dibiarkan bereaksi selama 5-10 menit sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

 

4. Tambahkan sedikit pelunak daging atau menyemprotkan jus nanas atau pembersih kontak lensa bersih untuk setiap botol atau tabung. Aduk dengan lembut untuk menggabungkan enzim. Pengadukan yang keras akan merusak DNA dan membuat lebih sulit untuk melihat dalam wadah.

 

5. Miringkan setiap tabung dan tuangkan alkohol di sisi masing-masing kaca atau plastik untuk membentuk lapisan mengambang di atas cairan. Alkohol kurang padat daripada air, sehingga akan mengapung di cairan, tetapi kita tidak ingin menuangkannya ke dalam tabung karena maka akan bercampur. Jika kita memeriksa permukaan antara alkohol dan setiap sampel, Anda akan melihat massa benang putih. Ini adalah DNA!
6. Gunakan tusuk sate kayu atau jerami untuk menangkap dan mengumpulkan DNA dari masing-masing tabung. Anda dapat memeriksa DNA menggunakan mikroskop atau kaca pembesar atau tempatkan dalam wadah kecil alkohol untuk menyimpannya.

Pembahasan

1. Langkah pertama dalam percobaan ini adalah memilih bahan yang banyak mengandung DNA. Meskipun kita dapat menggunakan DNA dari mana saja, sumber tumbuhan tinggi dalam DNA akan menghasilkan lebih banyak produk di akhir percobaan. Genom manusia adalah diploid, yang berarti mengandung dua salinan dari setiap molekul DNA. Banyak tanaman mengandung beberapa salinan dari materi genetik mereka. Misalnya, strawberry octoploid dan mengandung 8 salinan setiap kromosom.

 

2. Pemblenderan merupakan proses pemisahan/pemecahan sel sehingga kita dapat memisahkan DNA dari molekul lain. Garam dan detergen berfungsi untuk menanggalkan protein biasanya terikat DNA. Deterjen juga memisahkan lipid (lemak) dari sampel. Enzim yang digunakan untuk memotong DNA. Mengapa kita ingin memotongnya? DNA dilipat dan melilit protein, sehingga perlu dibebaskan sebelum dapat diisolasi.

 

3. Setelah kita menyelesaikan langkah-langkah diatas, DNA telah berhasil dipisahkan dari konstituen sel lainnya, tetapi kita masih perlu untuk mendapatkannya secara kasat mata. Di sinilah fungsi  alkohol yang memegang peranan penting. Molekul-molekul lainnya dalam sampel akan larut dalam alkohol, tapi DNA tidak. Ketika Anda menuangkan alkohol (yang dingin lebih baik) ke larutan, molekul DNA mengendap sehingga kita dapat mengumpulkan DNA itu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.